Jumat, 29 Januari 2016

BNN Kabupaten Sumenep Lakukan Sosialisasi P4GN Dan Penyuluhan Sadar Hukum Bersama KEMENKUMHAM

Sumenep - Menghadapi Asean Economic Community atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada 2015. Indonesia perlu menyiapkan generasi yang tangguh dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
MEA mempunyai dampak positif dan negative terhadap keberlangsungan Negara ini, utamanya di bidang perekonomian, persaingan pada bursa tenaga kerja akan semakin ketat. Oleh karena itu dibutuhkan generasi muda dan tenaga kerja yang terampil, sehat, cerdas untuk dapat bersaing menghadapi MEA tersebut.
Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumenep bekerjasama dengan Kemenkumham pada kamis, 28/1/16 adakan sosialisasi anti narkoba dan juga penyuluhan sadar hukum yang bertempat di SMA PGRI, SMA Negri 2 Sumene, dan SMA Negri Muhammadiyah Sumenep.
Acar tersebut berlangsung bersamaan, dengan fasilitator/pemateri yang di datangkan dari BNN Kabupaten sumenep, pemateri di SMAN Muhammadiayah di isi oleh Komandan BNN kabupaten Sumenep H. Bambang Sutrisno.
Dalam penyampaiannya, Basu memaparkan, Masyarakat utamanya pelajar perlu mewaspadai segala potensi yang dapat berimbas pada kondisi sosial masyarakat, Dalam MEA, sambung Basu, selalu ada potensi bagi nilai-nilai asing untuk tumbuh dan berasimilasi dengan nilai-nilai local local Indonesia umumnya Madura dan khusnya Sumenep.
Namun, Basu mengatakan, jangan sampai momentum ini dimanfaatkan oleh para bandar narkoba untuk memasarkan produk ilegal mereka di Indonesia. "Jangan jadikan MEA sebagai moment bagi para bandar untuk masuk ke Indonesia. Tidak ada tempat buat narkoba di Indonesia," katanya.
Berbeda penyampaian dengan pemateri di SMA PGRI sumenep yang di isi oleh kasi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat H. Rahwini Suwandi. Generasi muda harus mempersiapkan diri dengan baik menghadapi MEA. Selain menguasai IPTEK, generasi muda juga wajib menghindari penyalahgunaan narkoba.
Rahbini menambahkan agar siswa bisa berkreasi dan berinofasi memberikan nilai tambah pada suatu barang atau prodak. "seperti singkong, karna di kabupaten sumenep singkong merupakan bahan baku yang mudah di dapat, selain mudah di dapat singkong masih di olah ala tradisional" hal tersebut dapat mempengaruhi rendah dan tingginya nilai tambah, masyrakat ekonomi asian menuntut masyarakatnya harus mampu bersaing, secara kreatif, cerdas, kompititip.

Sesuai bidangnya, kasi Rehabilitasi H. satrawi pada saat mengisi materi di SMA Negri 2 Sumenep pada kamis, 28/1/2016. Tidak hanya  memaparkan terkait persaingan antar Negara dalam menghadapi MEA termasuk di antaranya persaingan di pasar bebas, Masyarakat ekonomi asean adalah masyarakat yang sudah berintegrasi antara satu dengan yang lain.
Satrawi juga menghimbau agar di MEA ini masyarakat, untamya siswa SMA Negri 2 Sumenep, terhindar dari penyalahgunaan narkoba, dan menjadi korban penyalahgunaan narkoba. karna bahaya narkoba sangat mengancam nyawa. bahkan menimbulkan efek ketergantungan.
“Bagi siapa saja yang terjangkit masalah narkoba segera melaporkan ke BNN Kabupaten Sumenep untuk di lakukan Rehabilitasi, baik rehab Medis ataupun rehap Sosial” jika tidak melapor maka akan dipidana. Selain itu yang akan mendapatkan perlakuan pidana adalah Bandar dan pengedar, di akui Bandar dan pengidar merupakan penyebab utama adanya korban penyalahgunaan narkoba. kata Satrawi

0 komentar:

Posting Komentar