Kamis, 21 Januari 2016

Tanamkan Pendidikan Berbasis Karakter Terhadap Penolakan Narkoba, BNN Kab. Sumenep Adakan Sosialisasi Di Smpn 1 Dan Sman 1 Gapura

Sumenep- 21 Januari 2016, Ada yang beda di SMPN 1 Gapura saat Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumenep mw masuki forum sosialisasi yang terdiri dari tiga kelompok. per kelompok terdiri lebih dari 50 orang ini, Sebelumnya siswa membentuk barisan layaknya pagar betis, dan semua siswa menyalami pemateri dari BNN Kabupaten Sumenep, Tidak hanya itu, siswa-siswi juga sambil melantunkan solawat nariya.
Berbeda, SMAN 1 gapura memang tidak melakukan penyambutan terhadap kedatangan badan narkotika nasional kab. Sumenep, Namun siswa-siswi SMAN 1 Gapura sangat antosias dalam megikuti sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba khususnya di kalangan pelajar.
Sosialisasi tersebut juga di bagi menjadi tiga kelompok, di antaranya di letakkan di moshalla, ruang laboratorium ipa dan juga di ruangan leb. Siswa yang mengikuti sosialisasi memadati tempat yang di sediakan oleh SMAN 1 Gapura dan sosialisasi berlangsung khidmat, ada interaksi antara siswa dan pemateri yang di hadirkan dari BNN kabupaten sumenep.
Sesuai bidangnya H. Rahwini memaparkan beberapa hal yang yang berkaitan dengan Narkoba, Rahwini membedah narkoba itu apa.? Pertama Dari kata NAR. Narkoba, KO, Psikotropika. BA, Bahan adiktif, Dari turunan di atas mempunyai turunan bahaya yang cukup luar biasa.
“ jenis2 narkoba dan bahayanya, salahsatunya adalah ganja yang mengakibatkan merusak pikiran atau otak, termasuk pada golongan narkotika. sedangkan yang termasuk pada golongan psikotropika adalah sabu, extase, yang menyebabkan mental dan prilaku menjadi tidak normal, Sedangkan bahan adiktif adalah rokok, kopi, alkohol. yang menyebabkan ketergantungan.”
Selaku pemateri dari didang Rehabilitasi, H. Satrawi mentitik tekankan pada penanggulangan bahaya narkoba, “Perlu di lakukan pencegahan di mulai dari diri sndiri, dari sekarang, dan mengisi waktu lowong dengan kegiatan yang positif, memperbanyak aktifitas, dan meningkatkan imtaq,  dan tidak pernah lagi mw mengenal narkoba, dan ikrarkan pada diri agar menolak narkoba, Harus hati2 dalam berteman.”
Selain itu, ada beberapa poin yang di sampaikan oleh kepala badan narkotri nasinal kabupaten sumenep H. Bambang Sutrisno, “Jangan sampai mudah terpengaruh dengan ajakan atau rayuan teman, dan jangan sekali-kali mencoba narkoba karna sekali mencoba, selamaya akan merasakan ketergantungan.
Basu julukan kepala BNN Kab. Sumenep yang baru saja di lantik pada 29 September 2015 Menjelaskan beberapa bahaya penyalahgunaan narkoba, “Berdampak sangat luar biasa, salah satunya akan berdampak melakukan tindakan yang amoral, anarkis, dan kriminalitas, Selain itu narkoba juga berdampak memutus karir dan prestasi yang akan dan yang sedang di peroleh oleh setiap orang. kehilangan prestasi”




1 komentar: