Rabu, 23 Maret 2016

BAHAYA NARKOBA DISOSIALISASIKAN KE PONPES AN-NUQOYAH LUBANGSA GULUK-GULUK

Guluk-Guluk – Merupakan kecamatan berbasis pesantren, prodag yang di hasilkan dari pondok pesantren yang ada di barat kota ini mempu menghasilkan prodag unggulan dan bahkan banyak yang menjadi orang-orang penting, Salah satunya menjadi tokoh Ulama’, Akademisi, Politisi, Pengusaha, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Pondok pesantren yang seringkali menghasilkan prodag unggulan ini di rasa sangat penting untuk kita lestarikan dan kita jaga bersama, Untuk itu badan narkotika nasional kabupaten sumenep juga ikut andil dalam menjaga simbol yang ada di pondok  pesantren yang ada di barat kota ini dengan cara melakukan sosialisasi bahaya narkoba pada santriwan dan santriwati.
Sosialisasi tersebut di maksudkan agar santri juga paham terhadap narkoba dan juga bahayanya, walaupun santri-santri yang ada di pondok pesantren Annuqoyah lubangsa ini sudah mapan pengetahuan tentan keagamaan, namun disini perlu juga di berikan pemahaman terhadapnya berkaitan dengan bahaya narkoba, Sehingga santri PON-PES Annuqoyah lubangsa ini menjadi prodag unggulan yang penuh dengan prestasi dan terbebas dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Ancaman bahaya narkoba sudah di depan mata. Bahkan, bandar narkoba sudah menjadikan lembaga pendidikan seperti sekolah/madrasah bahkan pesantren menjadi sasaran peredaran gelap narkoba, tujuannya adalah untuk merusak generasi emas bangsa ini”. Ungkap Rahwini Suwandi selaku Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumenep.




0 komentar:

Posting Komentar