PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA

Pejabat Forpimka Sumenep secara simbolis memulai pemusnahan Barang Bukti Narkoba dan Miras

PERINGATAN HARI ANTI NARKOTIKA INTERNASIONAL 2016

Wakil Bupati Kab. Sumenep memberangkatkan peserta jalan-jalan santai

PONPES LUBANGSA RAYA BEKALI SANTRI PENGETAHUAN BAHAYA NARKOBA

Pengurus dan Santri Ponpes Lubangsa Raya nyatakan Stop Narkoba

KOMPANYE STOP NARKOBA DI INSTITUSI PENDIDIKAN

Kepala BNN Kab. Sumenep menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Sekolah SMPN 1 Bluto Sumenep

KOMPANYE STOP NARKOBA DI INSTITUSI PENDIDIKAN

Kepala Seksi PPM BNN Kab. Sumenep menyerahkan piagam kepada Plt. Kepala Sekolah SMPN 2 Sumenep

KOMPANYE STOP NARKOBA DI INSTITUSI PENDIDIKAN

Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Kab. Sumenep menyerahkan piagam kepada Kepala Sekolah SMPN 3 Sumenep

CAMAT BLUTO BERSINERGI DENGAN BNNK SUMENEP

Jabat Erat antara Camat Bluto, Kepala BNNK Sumenep, Kapolsek Bluto, Danramil Bluto, Kepala Seksi PPM, dan Staf BNNK Sumenep

------------------------------------------------ end slider ------------------------------------------------------

Kamis, 12 Mei 2016

CEGAH PELAJAR COBA - COBA NARKOBA, SMPN 2 DAN SMPN 1 SARONGGI MENDAPAT SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA

BNNK Sumenep - Meningkatnya angka penyelahgunaan narkoba khususnya coba-coba pakai pada kalangan pelajar, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep melakukan sosialisasi Bahaya Narkoba dan tes urine pada siswa di SMPN 1 dan SMPN 2 Saronggi.
"Diharapkan dengan penyuluhan yang dilakukannya, sekolah menjadi bersih dari narkoba dan pelajar di SMPN 1 Dan SMPN 2 Saronggi ini bisa meraih prestasi dan selamat dari bahaya penyalahgunaan narkoba"kata Kepala sekolah.
Kepala sekolah SMPN 2 Saronggi juga menambahkan, dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat terhadap siswa-siswi. "Kita juga berharap kepada peserta didik yang mengikuti kegiatan ini, bisa menjadi kader anti narkoba. Sebagai perpanjangan tangan menyebarluaskan ilmu dan informasi tentang P4GN kepada teman-teman, keluarga dan masyarakat, guna menekan angka perkembangan penyalahgunaan Narkotika ini.
Pada sesi pertama dipaparkan materi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan Peran Pelajar dalam P4GN oleh Kasi PPM Rahwini Suwandi, dilanjutkan pemapaparan materi Rehabilitasi oleh kasi rehabilitasi H. Syatrawi Joyo S. Dalam kesempatan yang terpisah, Kepala BNN Kabupaten Sumenep Bambang Sutrisno juga menjelaskan kepada dewan guru.


KORAMIL MANDING BERSINERGI DENGAN BNN KAB. SUMENEP DALAM P4GN

Manding 10 Mei 2015 - Dalam rangka mengantisipasi maraknya peradaran narkobadi wilayah manding, Danramil Manding mengadakan Komunikasi Sosial dengan Komponen Masyarakat dalam meningkatkan wawsan kebangsaan guna mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.
Hadir asebagai pesrerta dalam acara tersebut 10 Kepala Desa dari 11 desa yang ada sedangkan 1 desa diwakili oleh Sekretaris Desa. Perwakilan pegawai dari UPT. Puskesmas, UPT. Pendidikan, UPT. Departemen Agama Manding, Anggota Polsek Manding, Tokoh Agama antara lain Ponpes Al Bajigur,Pelajar dan Kelompok Tani.
Sedangkan Narasumber berasal dari Kepala BNN Kabupaten Sumenep dan Plt. Kapolsek Manding.
Pada Acara Pembukaan Komandan Koramil Manding mengingatkan pentingnya wawasan kebangsaan dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa yang mulai terancam dengan meningkatnya tren penyalahgunaan narkoba. Untuk itu Danramil Manding berpesan kepada seluruh komponen masyarakat manding untuk saling menjaga terciptanya wilayah kecamatan yang bebas dari narkoba.
Sedangkan camat manding berpesan agar masyarakat waspada adanya jenis narkoba baru yang mulai beredar tidak terkecuali bisa beredar di wilayah manding

Rabu, 04 Mei 2016

PENGUKUHAN SATGAS ANTI NARKOBA PC IPNU SUMENEP

Gedung PC Nahdatul Ulama Sumenep - 3 Mei 2016, Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama Sumenep bertekad mendukung tugas BNNK Sumenep dalam Pencegahan dan Pemberantasan Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kabupaten Sumenep. Sebanyak 16 orang anggota PC-IPNU Sumenep menyatakan kesediaan dan kesediannya untuk membetuk Satuan Tugas (SATGAS) Anti Narkoba.
Untuk memulai tugasnya, Kepala BNN Kab. Sumenep mengukuhkan SATGAS Anti Narkoba PC. IPNU Kabupaten Sumenep dimaksud.
Pada kesempatan tersebut Kepala BNN Kab. Sumenep berpesan untuk bekerja dengan sugguh-sungguh dan ikhlas dengan menghindari penyalahgunaan narkoba.

Selasa, 03 Mei 2016

CAMAT SARONGGI BERSINERGI DENGAN BNN KAB. SUMENEP

Kecamatan Saronggi - Dalam rangka mewujudkan Sumenep bebas dari penyalahgunaan narkoba Sinergitas antara instansi pemerintah dengan BNN Kabupaten Sumenep dengan terus digalakkan.
Senin 2 Mei 2016 BNN Kabupaten Sumenep diundang untuk memaparkan tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba kepada semua aparatur pemerintah tingkat kecamatan dan desa diwilayah saronggi seperti kepala desa Kepala UPT. Puskesmas, Kepala UPT. Binamarga, Kepala UPT. Cipta Karya, Kepala UPT. Pendidikan, Kepala Sekolah, dan semua staf kecamatan.
Sunaryo, Camat Saronggi mengingatkan kepada semua aparatur yang ada diwilayah kecamatan saronggi untuk mampu menjadi suri tauladan dalam menolak / anti narkoba, utamanya kepala desa harus bisa menjaga desanya agar bebas dari peredaran gelap narkoba.
pada kesempatan tersebut Kepala BNNK Sumenep Bambang Sutrisno mengapresiasi camat saronggi yang telah bersinergi dengan BNN Kab. Sumenep dalam mengantisipasi penyalahgunaan narkoba yang terus meningkat.

 

Senin, 02 Mei 2016

SISWA-SISWI AT-TAUFIQIYAH BERIKRAR HIDUP SEHAT DAN BERPRESTASI TANPA NARKOBA

BNNK Sumenep. Indonesia kaya akan sumberdaya alam yang melimpah, namun kekayaan itu tidak dirasakan oleh bangsa Indonesia melainkan bangsa asing yang merasaka kekayaan itu, banyak masyarakat bertanya, Indonesia kaya koq masyarakatnya masih banyak yang miskin? Katanya Indonesia punya gunung emas? Katanya Punya Gas Bumi? Katanya Batu bara?  Dan katanya rempah-rempah yang sangat melimpah, kini semua itu hanya tinggal “KATANYA dan TANDA TANYA” Sebab Indonesia sudah krisis SDM banyak generasi muda yang mulai apatis terhadap keberadaan dirinya dan negaranya.
Pemuda hari ini sudah mulai melupakan sejarah, bahkan moral yang dibangun bangsa ini mulai  amburadul, karena pemuda hari ini sudah gemar dan bangga menyalahgunakan narkoba dan menjadi tren masa kini.
Pekan pertama memasuki bulan Mei 2016, tepatnya pada (Minggu 1/5/2016) Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumenep memberikan motivasi dan semangat baru pada siswa dan siswi MTs/MA/SMK At-Taufiqiyah yang terletak di Desa Aengbajaraja Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep untuk membangun bangsa dan Negara Indonesia ini dengan cara mengajarkan Hidup sehat dan berprestasi tanpa narkoba
Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Rahwini Suwandi SE, MH memberikan semangat baru pada siswa agar lebih meningkatkan prestasinya tanpa narkoba, dirinya juga memaparkan beberapa jenis, pengunaan, serta bahaya narkoba.
Bahkan Rahwini membagi masyarakat Sumenep menjadi tiga bagian, yaitu 1. Masyarakat Bersih dari Narkoba. Masyarakat bersih ini akan terus diberikan penyuluhan bahaya narkoba agar masyarakat tersebut tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba. 2. Masyarakat Pecandu, masyarakat pecandu ini dihimbau segera melaporkan diri  pada BNNK Sumenep untuk di lakukan Rehabilitasi (Penyembuhan) 3. Masyarakat Pengedar / Bandar, Masyarakan pengedar harus diberantas BNNK Sumenep beserta seluruh komponen masyarakat.
Sementara itu di tempat terpisah Kepala BNNK Sumenep Bambang Sutrisno SE, MM. mengajak peran serta guru MTs/MA/SMK At-Taufiqiyah yang terletak di Desa Aengbajaraja Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep itu untuk berperan aktif menyelamatkan anak didik dan masyarakat yang ada dilingkungannya agar terbebas dari penyalahgunaan narkoba.


DIALOG KEPEMUDAAN DENGAN TEMA REVITALISASI DUNIA PENDIDIKAN DALAM MENGANTISIPASI BAHAYA NARKOBA


Ikatan Pelajar Nahdlatul ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) PAC. Kecamatan Lenteng bertekat ikut aktif dalam menyelamatkan para pelajar yang ada di Kabupaten Sumenep dari bahaya penyalahgunaan narkoba dengan cara menggelar Dialog Kepemudaan dengan tema “Revitalisasi pendidikan dalam rangka mengatisipasi bahaya narkoba”. Dialog tersebut dilangsungkan di halaman pendopo Kecamatan pada (Sabtu 30 April 2016)
Kegiatan tersebut diikuti oleh osis yang ada di Kecaman Lenteng dean juga delegasi IPNU-IPPNU yang ada di Kecamatan-Kecamatan lain seperti, Kecamatan Dasuk, Manding, Batuan, Gapura, Batang-Batang, Guluk-Guluk, Paragaan, Blotu, Rubaru, Ambunten. Dan juga Kecamatan Ganding.
Ketua Cabang Ahmad Wasil dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pihaknya akan siap dan terus mendukung BNNK Sumenep dalam rangka membentengi pelajar dari bahaya narkoba. bahkan wasil menambahkan “Pimpinan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama IPNU dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama IPPNU di setiap kegiatannya pasti akan kami agendakan ada sosialisasi Bahaya Narkoba Walaupun kita tidak mendatangkan langsung dari BNNK Sumenep, karna kami Sudah mempunyai SATGAS Anti Narkoba yang di rekomendasikan pimpinan Cabang untuk menjadi SATGAS Anti Narkoba dan Sudah resmi di kukuhkan oleh BNNK Sumenep”.
Sementara itu kepala BNNK Sumenep Bambang Sutrisno SE. MM. Sangat mengapresiasi peran serta Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama IPNU dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama IPPNU yang telah ikut berperan aktif dalam rangka memerangi bahaya narkoba dan membentengi pelajar agar terbebas dari barang haram tersebut.
Narkoba merupakan musuh kita bersama, sehingga perlu peran serta dan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat. Jika ada pecandu dan korban bahaya narkoba segera melapor kepada  BNNK Sumenep untuk dilakukan rehabilitasi secara gratis, baik rehab medis ataupun rehab sosial dan tidak akan dikenakan Sangsi pidana. Jika tidak melapor dan tertangkap maka akan dikenakan sangsi pidana sesuai undang-ungdang yang berlaku. Pungkas Bambang.