Senin, 02 Mei 2016

DIALOG KEPEMUDAAN DENGAN TEMA REVITALISASI DUNIA PENDIDIKAN DALAM MENGANTISIPASI BAHAYA NARKOBA


Ikatan Pelajar Nahdlatul ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) PAC. Kecamatan Lenteng bertekat ikut aktif dalam menyelamatkan para pelajar yang ada di Kabupaten Sumenep dari bahaya penyalahgunaan narkoba dengan cara menggelar Dialog Kepemudaan dengan tema “Revitalisasi pendidikan dalam rangka mengatisipasi bahaya narkoba”. Dialog tersebut dilangsungkan di halaman pendopo Kecamatan pada (Sabtu 30 April 2016)
Kegiatan tersebut diikuti oleh osis yang ada di Kecaman Lenteng dean juga delegasi IPNU-IPPNU yang ada di Kecamatan-Kecamatan lain seperti, Kecamatan Dasuk, Manding, Batuan, Gapura, Batang-Batang, Guluk-Guluk, Paragaan, Blotu, Rubaru, Ambunten. Dan juga Kecamatan Ganding.
Ketua Cabang Ahmad Wasil dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pihaknya akan siap dan terus mendukung BNNK Sumenep dalam rangka membentengi pelajar dari bahaya narkoba. bahkan wasil menambahkan “Pimpinan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama IPNU dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama IPPNU di setiap kegiatannya pasti akan kami agendakan ada sosialisasi Bahaya Narkoba Walaupun kita tidak mendatangkan langsung dari BNNK Sumenep, karna kami Sudah mempunyai SATGAS Anti Narkoba yang di rekomendasikan pimpinan Cabang untuk menjadi SATGAS Anti Narkoba dan Sudah resmi di kukuhkan oleh BNNK Sumenep”.
Sementara itu kepala BNNK Sumenep Bambang Sutrisno SE. MM. Sangat mengapresiasi peran serta Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama IPNU dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama IPPNU yang telah ikut berperan aktif dalam rangka memerangi bahaya narkoba dan membentengi pelajar agar terbebas dari barang haram tersebut.
Narkoba merupakan musuh kita bersama, sehingga perlu peran serta dan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat. Jika ada pecandu dan korban bahaya narkoba segera melapor kepada  BNNK Sumenep untuk dilakukan rehabilitasi secara gratis, baik rehab medis ataupun rehab sosial dan tidak akan dikenakan Sangsi pidana. Jika tidak melapor dan tertangkap maka akan dikenakan sangsi pidana sesuai undang-ungdang yang berlaku. Pungkas Bambang.

0 komentar:

Posting Komentar