Kamis, 02 Juni 2016

PERSIAPAN LIBUR RAMADHAN LUBANGSA RAYA PONPES AN-NUQAYAH BEKALI SANTRI PENGETAHUAN BAHAYA NARKOBA

Guluk-Guluk – Senin 30 Mei 2016 Pengasuh Pondok Pesantren An-Nuqayah Daerah Lubangsa Raya Kecamatan Guluk-Guluk Kabupaten Sumenep Jawa Timur menyadari pentingnya membekali santri tentang bahaya narkoba.

“Mengingat bahaya pengaruh narkoba, kami terus menyuarakan di setiap kesempatan demi menyelamatkan generasi muda Sumenep. Apalagi saat ini narkoba mulai merambah kalangan pelajar, baik sebagai pengedar dan pemakai,” ujar Kasi P2M Rahwini Suwandi SE, MH.
Rahwini mengatakan pada saat penyampaian materinya, “pencegahan narkoba  harus dimulai dengan pembinaan dari pribadi, keluarga dan masyarakat. Hal ini, kata dia, agar anak-anak atau kalangan remaja tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang akhirnya berpotensi terpengaruh pada penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, pemuda adalah generasi emas yang akan memegang kunci dalam keberhasilan dan kelangsungan negara ini.
“Sosialisasi ini merupakan bekal pada santri di saat liburan nanti, karna pada saat liburan, santri akan ketemu dengan teman-teman lamanya, dan di khawatirkan teman lamanya itu sudah menjadi korban atau pengedar narkoba, sangat dimungkingkan teman lamanya itu mengajak mencoba-coba narkoba.
 “Penekanan utama sosialiasi yang kami berikan kali ini adalah mereka para santri harus menjauhi narkoba. Narkoba bisa menjadi candu bagi siapapun termasuk santri,” kata Satrawi Joyo selaku Kasi Rehabilitasi BNN Kabupaten Sumenep
Selain penekanan untuk menjauhi narkoba, para santri juga diberikan pengenalan jenis narkoba yang beredar di Indonesia dan bahaya-bahaya yang ditimbulkan apabila orang itu menggunakan narkoba.
“Kami bekali mereka agar mentalnya menjadi kuat dan tidak tergoda dengan narkoba. Sosialisasi ini adalah benteng, agar ke depan mereka sebagai generasi muda tahu apa itu narkoba dan jenisnya, serta punya kesadaran untuk menjauhinya,” Pungkasnya.



0 komentar:

Posting Komentar