PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA

Pejabat Forpimka Sumenep secara simbolis memulai pemusnahan Barang Bukti Narkoba dan Miras

PERINGATAN HARI ANTI NARKOTIKA INTERNASIONAL 2016

Wakil Bupati Kab. Sumenep memberangkatkan peserta jalan-jalan santai

PONPES LUBANGSA RAYA BEKALI SANTRI PENGETAHUAN BAHAYA NARKOBA

Pengurus dan Santri Ponpes Lubangsa Raya nyatakan Stop Narkoba

KOMPANYE STOP NARKOBA DI INSTITUSI PENDIDIKAN

Kepala BNN Kab. Sumenep menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Sekolah SMPN 1 Bluto Sumenep

KOMPANYE STOP NARKOBA DI INSTITUSI PENDIDIKAN

Kepala Seksi PPM BNN Kab. Sumenep menyerahkan piagam kepada Plt. Kepala Sekolah SMPN 2 Sumenep

KOMPANYE STOP NARKOBA DI INSTITUSI PENDIDIKAN

Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Kab. Sumenep menyerahkan piagam kepada Kepala Sekolah SMPN 3 Sumenep

CAMAT BLUTO BERSINERGI DENGAN BNNK SUMENEP

Jabat Erat antara Camat Bluto, Kepala BNNK Sumenep, Kapolsek Bluto, Danramil Bluto, Kepala Seksi PPM, dan Staf BNNK Sumenep

------------------------------------------------ end slider ------------------------------------------------------

Senin, 18 Juli 2016

Siswa Baru SMA Muhammadiyah dan SMK 1 Sumenep Dibekali Pengetahuan Bahaya Narkoba



BNNK Sumenep - Siswa baru peserta MOS berikutnya yang mendapat giliran dibekali materi pengenalan bahaya penyalahgunaan narkoba adalah SMA Muhammadiyah dan SMK 1 Sumenep. 
Senin pagi 18 Juli 2016, sebanyak 106 orang siswa baru SMA Muhammadiyah mengikuti pembekalan materi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba. Mereka sangat antusias menyimak pemaparan yang disampaikan Kepala BNN Kab. Sumenep H. Bambang Sutrisno, SE. MM dan Kasi P2M BNN Kab. Sumenep Rahwini Suwandi, SE. MH. Sedangkan pada pukul 12.30, di SMK 1 Sumenep 478 orang siswa baru mengikuti kegiatan MOS dengan pembekalan materi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba.
Salah satu tujuan pelaksanaan MOS adalah pembentukan karakter siswa. Kegiatan ini bukan merupakan kegiatan kekerasan tetapi kegiatan yang menjadi ajang melatih kedisplinan, mempererat tali persaudaraan, serta pengenalan (Pembinaan Karakter).
Pada akhir materi semua siswa berikrar untuk tidak mencoba-coba narkoba, dan akan ikut aktif memerangi penyalahgunaan narkoba.

MOS SMAN 1 SUMENEP BEKALI BERPRESTASI TANPA NARKOBA.

BNNK Sumenep - MOS atau Masa Orientasi Siswa memang sudah sangat lazim dilakukan siswa SMA maupun SMP. Semua siswa yang baru memulai tahun ajaran baru disekolah yang baru pasti akan mengalami kegiatan MOS ini. Kegiatan ini dilakukan senior yang merupakan osis terhadap juniornya yang baru masuk. Kegiatan ini bukan merupakan kegiatan kekerasan tetapi kegiatan yang menjadi ajang melatih kedisplinan, mempererat tali persaudaraan, serta pengenalan (Pembinaan Karakter).
Pengenalan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar merupakan materi penting dalam pembentukan karakter siswa. Untuk itu pada pelaksanaan MOS di SMAN 1 Sumenep, BNN Kabupaten Sumenep memberikan bekal materi bahaya penyalahgunaan narkoba.
Sebanyak 385 Siswa baru SMAN 1 Sumenep mengikuti Sosialisasi tersebut yang berlangsung di Aula SMAN 1 Sumenep, Sabtu 16/7/16 pagi. Dalam sosialisasi tersebut, bertindak sebagai pemateri Kasi P2M BNN Kabupaten Sumenep Rahwini Suwandi SE., MH. menjelaskan secara detail jenis dan bahaya penyalahgunaan narkoba.
Dengan adanya kegiatan MOS ini diharapkan siswa baru SMAN 1 Sumenep tidak berani mencoba-coba narkoba, menjadi perantara, pengedar narkoba karena masa depan menjadi taruhannya